https://ejournal.edukhatulistiwa.com/index.php/PSNPM/issue/feed Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat 2025-12-20T16:16:15+00:00 Febrian Andi Hidayat [email protected] Open Journal Systems <p><strong>Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat</strong> adalah Media Publikasi karya ilmiah hasil-hasil pengabdian masyarakat dalam berbagai bidang yang telah dipresentasikan pada Seminar Pengabdian Masyarakat baik yang diselenggarakan oleh Dharma Samakta Edukhatulistiwa (DSE) ataupun pihak luar yang bekerja sama dengan DSE. <strong><u>PSNPM </u></strong>ini dipublikasikan pertama kali pada Tahun 2023 dengan eISSN 3031-4887 yang di kelola dan di publikasikan oleh <strong>Dharma Samakta Edukhatulistiwa (DSE)</strong>. Semua artikel diperiksa plagiasinya dengan perangkat lunak anti plagiarisme. Jurnal ini ter<em>indeks</em> di <a href="https://scholar.google.com/citations?hl=id&amp;user=5O11SbAAAAAJ&amp;authuser=1&amp;scilu=&amp;scisig=AM0yFCkAAAAAZZRVh6SLCujc1F87iL_kL23DJzE&amp;gmla=AH70aAUPokKDMHpfSGNI2rtlvMxvBvYYeV2mmNgkqzNH1TKAIL_v1vqY5YeZQs0XKVfG2_QiXvyutRtZuRwCz8veKI4FtekRsnw2CvJt83jBjnveYkCOkX3PoN0&amp;sciund=15572610568696417948" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a>, dan Dimension. Terbit sekali dalam setahun.</p> https://ejournal.edukhatulistiwa.com/index.php/PSNPM/article/view/281 Pengelolaan Sampah Organik Melalui Pemanfaatan Eco Enzyme Sebagai Solusi Ramah Lingkungan di Kelurahan Malasom Jalan Walet Kabupaten Sorong 2025-11-05T06:29:56+00:00 Natalia Kambuaya [email protected] Nia Mangkasa [email protected] Rista Nur Aulia [email protected] Dahlia Mayalibit [email protected] Dyah Ayu Laras [email protected] Siti Aminah A. Baransano [email protected] Emma Yekwam [email protected] Dorce Safle [email protected] Obet Wayuri [email protected] Lina Kumalasari [email protected] Febrian Andi Hidayat [email protected] Lisa Dewi Ramadany [email protected] <p>Permasalahan sampah organik masih menjadi isu strategis dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia, termasuk di Kelurahan Malasom, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Rendahnya kesadaran masyarakat dan terbatasnya fasilitas pengolahan menyebabkan sampah organik rumah tangga menumpuk, menghasilkan gas metana, dan berkontribusi terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan warga dalam mengelola sampah organik melalui pembuatan <em>ecoenzyme</em> sebagai solusi ramah lingkungan yang mendukung aksi iklim (<em>climate action</em>). Metode yang digunakan adalah <em>Participatory Action Research (PAR)</em> yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga refleksi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 dengan melibatkan delapan perwakilan warga Kelurahan Malasom. Pelatihan dilakukan secara <em>hands-on training</em>, di mana peserta mempraktikkan langsung pembuatan <em>ecoenzyme</em> dari limbah dapur seperti kulit buah dan sayuran. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan komitmen warga terhadap pengelolaan sampah organik dengan rata-rata peningkatan sebesar 75%. Meskipun kegiatan baru sampai pada tahap pembuatan dan belum menghasilkan produk <em>ecoenzyme</em> yang siap digunakan, peserta telah memahami prinsip fermentasi serta potensi pemanfaatannya sebagai pupuk cair organik dan cairan pembersih alami. Selain menumbuhkan kesadaran ekologis, kegiatan ini juga mendorong munculnya komitmen warga untuk berkontribusi dalam pengurangan emisi gas metana di lingkungan rumah tangga. Dengan demikian, program ini efektif sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis <em>eco-literacy empowerment</em> yang mendukung pencapaian <em>Sustainable Development Goals (SDGs)</em> poin 13 tentang <em>Climate Action</em> melalui upaya pengurangan emisi gas metana dan pengelolaan limbah organik berkelanjutan.</p> 2023-11-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat https://ejournal.edukhatulistiwa.com/index.php/PSNPM/article/view/283 Introduksi Komposter Maggot Ember Tumpuk untuk Mengatasi Permasalahan Sampah Organik di Kelurahan Malasom Distrik Aimas Kabupaten Sorong 2025-11-06T01:01:41+00:00 Ivone Felicia Sangaji [email protected] Risty Aulia [email protected] Putri Sundari [email protected] Jihan Rumasukun [email protected] Norlince Bleskadit [email protected] Priscila Saflesa [email protected] Maria Paula [email protected] Jaharudin Jaharudin [email protected] Febrian Andi Hidayat [email protected] Lisa Dewi Ramadany [email protected] <p>Sampah organik rumah tangga masih menjadi persoalan prioritas yang berdampak pada pencemaran dan peningkatan emisi gas rumah kaca. Pengabdian ini bertujuan memperkenalkan teknologi komposter maggot ember tumpuk sebagai solusi biokonversi limbah organik skala rumah tangga sekaligus mendukung <em>SDGs</em> 13 (<em>Climate Action</em>). Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Malasom, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong (Oktober 2025) dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melibatkan 8 perwakilan warga RT 002/RW 008. Rangkaian kegiatan meliputi perencanaan partisipatif, pelatihan <em>hands-on</em> perakitan komposter dan pengelolaan larva Black Soldier Fly (BSF), evaluasi-pretest–posttest, serta refleksi untuk tindak lanjut. Empat indikator dievaluasi: pengetahuan komposter, pemahaman manfaat biokonversi, komitmen mengolah sampah di rumah, dan pemahaman kontribusi pengurangan emisi metana. Hasil menunjukkan peningkatan yang nyata: pengetahuan naik 25%→100%, pemahaman manfaat 25%→100%, komitmen pengolahan 75%→100%, dan pemahaman kontribusi terhadap penurunan CH₄ 0%→100% (rata-rata peningkatan ≈75%). Peserta mampu merakit dan mengoperasikan komposter, memahami prinsip perawatan media, serta merencanakan pemantauan mandiri dan pelatihan lanjutan menuju tahap panen dan pemanfaatan <em>frass</em> serta larva sebagai input pertanian/pakan. Disimpulkan, model PAR dengan teknologi komposter maggot yang sederhana, murah, dan replikatif efektif meningkatkan eco-literacy, keterampilan teknis, dan komitmen warga, serta berkontribusi pada mitigasi emisi di tingkat komunitas.</p> 2025-11-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat https://ejournal.edukhatulistiwa.com/index.php/PSNPM/article/view/266 Peningkatan Daya Saing UKM Bakpia Eny 523 Yogyakarta Melalui Pengembangan Strategi Pemasaran dan Branding UMKM 2025-10-22T04:11:51+00:00 Suripto Suripto [email protected] Agus Salim [email protected] Mahrus Lutfi Adi Kurniawan [email protected] Muhammad Safar Nasir [email protected] <p>UKM Bakpia Eny 523 di Yogyakarta menghadapi kendala dalam memperluas pasar karena keterbatasan strategi pemasaran, lemahnya branding, dan belum adanya rencana bisnis yang sistematis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pegawai UKM melalui pendekatan partisipatif yang menekankan pelatihan praktis dan penyusunan business plan sederhana sebagai fondasi daya saing usaha. Program dilaksanakan dalam empat sesi workshop meliputi konsep pemasaran dan penguatan merek, praktik pemasaran digital menggunakan Instagram, WhatsApp Business, dan marketplace, peningkatan pelayanan konsumen, serta strategi promosi dan penetapan harga. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner skala Likert lima poin untuk mengukur lima dimensi utama: pemahaman pemasaran, kemampuan digital marketing, pelayanan konsumen, strategi harga, dan dampak pelatihan secara keseluruhan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pemahaman pemasaran, penguatan branding, dan kualitas pelayanan, sementara penerapan digital marketing dan strategi harga masih memerlukan pendampingan lanjutan agar lebih optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan keterampilan praktis berbasis digital dan penyusunan rencana bisnis sederhana menjadi langkah penting dalam meningkatkan daya saing serta keberlanjutan usaha UMKM kuliner khas daerah di tengah perubahan pola konsumsi dan dinamika pasar yang semakin digital dan juga perlu dilakukan monitoring minimal selama enam bulan, mencakup evaluasi omzet, konsistensi penerapan branding, serta pelayanan konsumen.</p> 2025-11-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat https://ejournal.edukhatulistiwa.com/index.php/PSNPM/article/view/280 Sosioedukasi Community Based Tourism Bagi Peserta International Summer Course di Pedukuhan Edukowisata Ngunan-Ngunan Bantul 2025-11-05T08:54:24+00:00 Dini Yuniarti [email protected] Gea Dwi Asmara [email protected] Rahmat Saleh [email protected] Indanazulfa Qurrota 'Ayun indanazulfa.a'[email protected] <p><em>Community Based Tourism</em> (CBT) merupakan pendekatan pembangunan pariwisata yang menempatkan masyarakat lokal sebagai pelaku utama sekaligus penerima manfaat dari kegiatan pariwisata. Konsep ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya dan lingkungan, serta penciptaan kesejahteraan ekonomi secara berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai <em>Community Based Tourism</em> (CBT) kepada peserta program <em>International Summer Course</em> Fakultas Ekonomi dan Bisnis UAD yang diikuti oleh dari berbagai negara. Metode kegiatan meliputi sosialisasi dan edukasi mengenai konsep serta implementasi <em>Community Based Tourism</em> (CBT), dan melakukan kunjungan lapangan untuk melihat praktik pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat di Pedukuhan Ngunan-Ngunan, Kalurahan Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui metode ceramah interaktif dan observasi lapangan, peserta memperoleh pemahaman mengenai prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal. Kegiatan ini juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar peserta internasional dengan warga desa. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman peserta terhadap model <em>Community Based Tourism</em>. Kegiatan ini diharapkan menjadi model kolaborasi akademik lintas negara untuk memperkuat penerapan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat.</p> 2025-11-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat https://ejournal.edukhatulistiwa.com/index.php/PSNPM/article/view/275 Pemberdayaan Petani Desa Bandar Agung Melalui Pelatihan Pembuatan dan Pemasaran Online Produk Olahan Cabai 2025-11-06T01:40:41+00:00 Firdawati Firdawati [email protected] Subandi Subandi [email protected] Zukryandry Zukryandry [email protected] <p>Desa Bandar Agung Kabupaten Lampung Timur, merupakan salah satu sentra pertanian cabai yang memiliki potensi besar dalam pengembangan produk olahan berbasis komoditas lokal. Ketergantungan terhadap penjualan cabai segar membuat petani rentan terhadap fluktuasi harga pasar sehingga berdampak pada pendapatan dan kesejahteraan mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian melalui pelatihan pembuatan produk olahan cabai, seperti sambal botol, cabai kering, dan bubuk cabai, serta strategi pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan praktik, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan dilakukan secara partisipatif dan berfokus pada aspek teknis produksi, pengemasan, branding, serta pemanfaatan <em>platform digital</em> seperti media sosial dan <em>marketplace</em>. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah cabai serta memasarkan produk secara daring. Selain itu, terbentuknya kelompok usaha bersama menjadi indikator positif dalam keberlanjutan program. Kegiatan ini dapat menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi petani melalui diversifikasi produk dan digitalisasi pemasaran.</p> 2025-11-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat https://ejournal.edukhatulistiwa.com/index.php/PSNPM/article/view/272 Intensifikasi Ladang Melalui Optimasi Cadangan Air Kelompok Tani Sri Gading Desa Gadingkulon 2025-11-05T09:03:18+00:00 Yudhi Utomo [email protected] Indah Nur Pramesti [email protected] Lintang Miftahul Rizki [email protected] Suryani Indah Permatasari [email protected] <p>Lahan pertanian di Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang terdiri atas lahan basah atau persawahan dan lahan tadah hujan atau ladang. Lahan persawahan relatif aman terhadap suplai air, namun lahan ladang kesulitan memperoleh air saat musim kemarau sehingga aktivitas pertanian terbatas. Pada kegiatan pengabdian ini, sasaran penerima manfaat adalah petani jeruk yang menggunakan ladang. Tujuannya untuk meningkatkan sistem cadangan air di ladang petani jeruk, meningkatkan efisiensi pengisian tandon air, serta pendampingan kelola air yang adil. Kegiatan terealisasi melalui tiga aktivitas utama, yaitu perakitan alat sedot yang kuat untuk mengalirkan air pada elevasi 70% sepanjang 200 m, pipanisasi dari embung ke tandon transit dan ke lahan pertanian, serta distribusi air ke kelompok tani menggunakan sistem bioflok. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan tersebut menjadi solusi nyata bagi petani jeruk dalam mengatasi irigasi saat musim kemarau, serta menunjukkan bahwa edukasi teknis, pembangunan sarana sederhana, dan pendampingan lapangan mampu mendorong perubahan paradigma petani dari pasif menjadi aktif dan mempercepat adopsi teknologi. Program ini diharapkan berkelanjutan dengan dampak jangka panjang berupa peningkatan produktivitas jeruk dan ketahanan pertanian lokal.</p> 2025-11-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat https://ejournal.edukhatulistiwa.com/index.php/PSNPM/article/view/282 Introduksi Komposter Aerob Ember Tumpuk dan Limbah Spanduk untuk Mengatasi Permasalahan Sampah Organik di Kelurahan Malasom Distrik Aimas Kabupaten Sorong 2025-11-05T11:08:10+00:00 Mayla Fazza Mistani [email protected] Dorsila Wandosa [email protected] Angganeta Yenusi [email protected] Gerda Novela Yesnath [email protected] Puput Fatmawati [email protected] Nurul Zakiah [email protected] Nur Afifah Lihayati Salam [email protected] Aligonda Rumaf [email protected] Sania Mariyolan Saflafo [email protected] Budi Santoso [email protected] Ihsan Ihsan [email protected] Febrian Andi Hidayat [email protected] Lisa Dewi Ramadany [email protected] <p>Sampah organik rumah tangga merupakan salah satu penyumbang terbesar emisi gas rumah kaca dan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas warga dalam mengelola limbah organik melalui penerapan dua model teknologi tepat guna, yaitu komposter aerob sistem ember tumpuk dan komposter aerob berbahan limbah spanduk bekas. Program dilaksanakan di Kelurahan Malasom, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, dengan melibatkan delapan perwakilan warga RT 002/RW 008 menggunakan pendekatan <em>Participatory Action Research</em> (PAR) yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi–refleksi, dan perencanaan ulang. Pelatihan dilakukan dengan metode <em>hands-on training</em> yang memungkinkan peserta berpartisipasi langsung dalam pembuatan, pengoperasian, dan perawatan dua model komposter. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator pengetahuan, keterampilan, dan komitmen warga terhadap pengelolaan limbah organik, dengan rata-rata peningkatan sebesar 75% dari hasil <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Peserta mampu memahami prinsip pengomposan aerobik, mengidentifikasi manfaat ekologis, serta berkomitmen untuk mengurangi praktik pembakaran sampah di rumah. Kedua model komposter dinilai efektif dan mudah direplikasi; model ember tumpuk unggul dalam efisiensi ruang, sedangkan model spanduk menjadi inovasi berbasis <em>upcycling</em> yang sekaligus mengurangi limbah plastik. Kegiatan ini berkontribusi langsung terhadap upaya mitigasi perubahan iklim dan penguatan ekonomi sirkular di tingkat rumah tangga, sejalan dengan <em>Sustainable Development Goals (SDGs)</em> poin 13 (<em>Climate Action</em>) dan poin 12 (<em>Responsible Consumption and Production</em>).</p> 2025-11-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat https://ejournal.edukhatulistiwa.com/index.php/PSNPM/article/view/279 Sanggar Pukfes : Pusat Pelatihan Pembuatan dan Produksi Pupuk Organik Berbasis Feses Ternak di Desa Sumberejo 2025-11-05T09:00:11+00:00 Nanang Hariyanto [email protected] Dastian Rifana [email protected] Suci Lestari [email protected] Indra Gunawan [email protected] Maulana Azka Mahogra [email protected] Lailatul Maslikha [email protected] Nurul Humaidah [email protected] <p>Kelompok peternak Rojokoyo Tentrem di Desa Sumberejo mempunyai permasalahan dengan limbah kotoran (feses) ternak kambing dan domba. Kelompok peternak belum pernah mendapat sentuhan teknologi pengolahan feses. Rumah Kreativ Mahasiswa (RKM) Universitas Islam Malang melakukan kegiatan pengabdian untuk membantu masalah kelompok ternak ini. Tujuan program adalah meningkatkan kualitas hidup anggota kelompok peternak melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan serta mindset sociopreneurship yang diwujudkan melalui pendirian Unit Bisnis Sanggar Pukfes. Metode yang digunakan meliputi Sosialisasi pusat pelatihan pembuatan pupuk organik berbasis feses ternak, edukasi dan pelatihan yang mendalam, pembentukan unit bisnis, dan pembangunan jejaring program. Variabel yang dianalisis adalah pengetahuan sociopreneurship dan ketrampilan digital marketing serta pembuatan Pukfes. Hasilnya menunjukkan peningkatan skills peternak tentang Sociopreneurship sebesar 30%. Pengetahuan Digital Marketing meningkat sebanyak 35%, sedangkan pengembuatan Pukfes mengalami peningkatan sebesar 50%. Kesimpulannya adalah terdapat peningkatan signifikan yaitu sebesar 48% dalam pengetahuan kelompok ternak mengenai sociopreneurship, keterampilan pembuatan pupuk organik, dan pemasaran digital. Peningkatan ini diperkuat oleh terbentuknya Unit Bisnis SANGGAR PUKFES, yang kini menjadi landasan permanen bagi seluruh kegiatan sociopreneurship dan bisnis kolektif kelompok tersebut.</p> 2025-11-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat https://ejournal.edukhatulistiwa.com/index.php/PSNPM/article/view/277 Padepokan Edukasi dan Pelatihan Guna Peningkatan Keterampilan Pemotongan Kuku Ternak di Kelompok Ternak Rojokoyo 2025-11-05T09:05:25+00:00 Moch Fikri Romadhoni [email protected] Ayulia Sofianingsih [email protected] Lailatul Maslikha [email protected] M Rifky [email protected] Lailatul Maslikha [email protected] Nanang Hariyanto [email protected] Nurul Humaidah [email protected] <p>Program RKM (Rumah Kreativitas Mahasiswa) ini dilakukan di Desa Sumberejo Kecamatan Poncukusumo Kabupaten Malang. Beberapa masalah yang dihadapi kelompok Ternak Desa Sumberejo adalah kurangnya pengetahuan tentang pemotongan kuku ternak. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup setiap individu baik dalam hal pengetahuan maupun keterampilan anggota Kelompok Ternak dalam mengasah skill sociopreneurship dan menghasilkan unit bisnis padepokan. Metode program RKM ini yaitu mengimplementasikan pelatihan pemotongan kuku ternak, edukasi pelatihan dan jasa pemotongan kuku pada kelompok ternak, pembentukan unit bisnis dan pembentukan jejaring-jejaring program. Hasil dari program adalah Pengetahuan Kelompok Ternak tentang edukasi sociopreneurship meningkat 40%, keterampilan pemotongan kuku ternak meningkat sebesar 65% sedangkan pengetahuan tentang pemotongan kuku ternak meningkat 55% dan digital marketing meningkat sebesar 48 %. Terbentuknya unit bisnis beserta jejaring sociopreunership dan Padepokan 5 Sekawan. Socipreneurship Kelompok ternak berhasil membuat unit bisnis Padepokan 5 Sekawan yang menjadi landasan kegiatan sociopreneurship. Program padepokan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemotongan kuku ternak hingga 65%, serta membentuk unit bisnis berkelanjutan Padepokan 5 Sekawan sebagai solusi <em>sociopreneurship</em> bagi kelompok ternak Rojokoyo Tentrem. Program ini tidak hanya mengatasi masalah kesehatan ternak seperti foot rot dan laminitis, tetapi juga memperkuat jejaring komunitas untuk produktivitas peternakan jangka panjang di Desa Sumberejo. Dengan demikian, program RKM ini menjadi model efektif pemberdayaan pemuda peternak melalui edukasi, pelatihan, dan bisnis berbasis keterampilan lokal terutama pada kelompok ternak Rojokoyo Tentrem Desa Sumberejo.</p> 2025-11-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat https://ejournal.edukhatulistiwa.com/index.php/PSNPM/article/view/316 Indo Malebbie Sebagai Strategi Nurture Path dalam Mengurangi Parenting Stress dan Meningkatkan Confidence WBP 2025-12-20T16:16:15+00:00 Andi Rosdaliani [email protected] Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar [email protected] Andi Muhammad Iqbal Akbar Asfar [email protected] Andi Hartina Halal [email protected] Ayu Handira [email protected] <p>Program <em>Indo Malebbie</em> dilaksanakan di Rutan Kelas IIB Sinjai sebagai upaya untuk memperkuat kesiapan reintegrasi sosial Ibu Binaan yang mengalami rendahnya <em>confidence</em> dan tingginya <em>parenting stress</em>. Program ini ditujukan kepada 10 Ibu Binaan dengan rentang usia 24–63 tahun dan difokuskan pada tiga aspek utama yaitu peningkatan confidence, penguatan pengasuhan dan pemberdayaan kewirausahaan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan <em>Golden Circle</em> (<em>why</em>, <em>how</em> dan <em>what</em>) melalui rangkaian 3 tahapan yaitu <em>tepperi aleta</em>, <em>ritungka’ka</em> dan <em>addakkangeng</em>. Hasil menunjukkan bahwa seluruh kegiatan terlaksana 100% dengan peningkatan (1) penghargaan diri dari 30% menjadi 87,5%, (2) peningkatan keyakinan peran ibu dari 31% menjadi 88,5% dan (3) peningkatan kemampuan komunikasi efektif dari 35% menjadi 84%, kemampuan <em>problem solving</em> dari 30% menjadi 89%, serta peningkatan pengetahuan kewirausahaan dari 26% menjadi 91%. Hasil ini menunjukkan bahwa <em>Indo</em> <em>Malebbie</em> berhasil membangun fondasi <em>confidence</em>, pola pengasuhan yang lebih sehat dan kemandirian ekonomi sebagai bekal penting dalam proses reintegrasi sosial pasca pembebasan. </p> 2025-11-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat