Program Pelatihan Pembuatan Irigasi Tetes di Desa Podenura Kecamatan Nangaroro Kabupaten Nagekeo

Authors

  • Maria Dominika Nago Azi Institut Nasional Flores
  • Yohanes Freadyanus Kasi Institut Nasional Flores

DOI:

https://doi.org/10.61142/samakta.v2i2.243

Keywords:

Irigasi tetes, Pertanian masyarakat, Desa Podenura.

Abstract

Irigasi tetes adalah pemberian air yang dilakukan secara terbatas dengan menggunakan suatu wadah/tempat yang dipergunakan sebagai alat penampung air sementara yang disertai lubang tetes di bawahnya. Air akan ke luar secara perlahan-lahan dalam bentuk suatu tetesan ketanah yang secara perlahan nantinya akan membasahi tanah. Lubang tetes inilah yang nantinya akan diatur dengan cara sedemikian rupa sehingga nantinya air tersebut cukup untuk membasahi tanah di sekitar tempat tanaman itu hidup. Tujuan pelatihan pembuatan irigasi tetes untuk mendukung pertanian yang lebih efisien, hemat air, dan ramah lingkungan. Sistem ini dirancang agar air dialirkan langsung ke akar tanaman secara perlahan dan tepat sasaran, sehingga kebutuhan air dapat terpenuhi tanpa pemborosan, terutama di musim kemarau saat air sulit didapat. Selain menghemat air, irigasi tetes juga membantu petani mengurangi beban kerja karena sistemnya dapat diatur secara otomatis. Metode kegiatan yang dilakukan adalah diskusi, penyuluhan dan praktek langsung. Hasil dari kegiatan ini menunjukan bahwa masyarakat sangat antusias dalam mengikuti setiap tahapan pembuatan irigasi tetes. Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat, yang terlihat dari partisipasi aktif 30 orang peserta selama satu hari pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi, sekitar 80% peserta menyatakan minat untuk menerapkan sistem irigasi tetes di lahan pertanian mereka. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan yang singkat namun aplikatif ini memiliki potensi sebagai solusi alternatif dalam mengatasi permasalahan irigasi di wilayah dengan keterbatasan air.

References

Adhiguna, R. T., & Rejo, A. (2018, July). Teknologi Irigasi Tetes dalam Mengoptimalkan Efisiensi Penggunaan Air di Lahan Pertanian. In Seminar Nasional Hari Air Sedunia (Vol. 1, No. 1, pp. 107-116).

Adiyanto, R., Hendratno, D., & Lestari, I. (2024). Efektivitas Irigasi Tetes Berbasis Sensor Kelembaban Tanah dalam Menghadapi Krisis Air. Jurnal Ketahanan Pertanian Berkelanjutan, 3(1), 45–55.

Alviana, V. F., & Susila, A. D. (2009). Optimasi dosis pemupukan pada budidaya cabai (Capsicum annuum L.) menggunakan irigasi tetes dan mulsa polyethylene. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 37(1).

Fauzi, M. (2020). Respon Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) terhadap Pemberian Air Siklus Jenuh-Kapasitas Lapang (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).

Ismoyojati, R., dan Ikhsan, N. 2024. Pelatihan Pembuatan Instalasi Irigasi Tetes untuk Budidaya Sayuran di Desa Mekar Mulya Kabupaten Lamandau. (September): 44–49.

Mutmainnah, A., Sudrajat, T., & Rahmawati, L. (2023). Pengembangan Teknologi Irigasi Tetes Berbasis Masyarakat di Wilayah Kering Nusa Tenggara Timur. Jurnal Inovasi Pemberdayaan Desa, 5(2), 72–83.

Putri, A. H., R, M. D. A., dan Arifin, I. M. 2021. Pemberdayaan Masyarakat Mengefisiensi Penggunaan Air Pada Lahan Kering Dengan Sistem Irigasi Tetes Di Desa Plintahan Kec . Community Empowerment to Efficient Water Use on Dry Land Using a Drip Irrigation System in Plin t ahan Village , Pandaan , Pasuruan. 1(1): 1–7.

Rohmah, A. N., & Wibowo, A. P. (2024). Efisiensi Irigasi Tetes dalam Meningkatkan Produksi Sayuran Organik di Lahan Terbatas. Jurnal Teknologi Pertanian Tropis, 12(3), 129–140.

Chaer, M. S. I., Abdullah, S. H., & Priyati, A. (2016). Aplikasi Mikrokontroler Arduino Pada Sistem Irigasi Tetes Untuk Tanaman Sawi (Brassica Juncea)(Application of Arduino Microcontroller on Drip Irrigation for Mustard Plant (Brassica juncea): Application of Arduino Microcontroller on Drip Irrigation System for Mustard Plant (Brassica juncea). Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem, 4(2), 228-238.

Santi, N. I. R. (2021). Pengaruh Pemberian Air Siklus Jenuh-Titik Layu Sementara Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L) (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).

Suwandi, E., Kurniawan, B., & Fadillah, M. (2022). Pelatihan Teknologi Irigasi Tetes untuk Petani Sayuran Lahan Sempit. Jurnal Agro Edukasi, 8(1), 10–18.

Wahyudi, L. I., Sustiana, M., Fikri, D., Ningrat, A., Salsabila, A. R. P., Hidayati, F., ... & Marzuki, M. (2023). Pemanfaatan Irigasi Tetes Sederhana Untuk Mengatasi Efisiensi Penyiraman Pada Tanaman Sayur Di Desa Gegelang, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(2), 434-438.

Witman, S. 2021. Penerapan Metode Irigasi Tetes Guna Mendukung Efisiensi Penggunaan Air di Lahan Kering. Jurnal Triton 12(1): 20–28. DOI: 10.47687/jt.v12i1.152

Yusuf, I., dan Suryono, R. R. 2025. Implementation Application for Monitoring Soil Moisture in Corn Crop Drip Irrigation Technology Implementasi Aplikasi untuk Pemantauan Kelembaban Tanah Pada Teknologi Irigasi Tetes Tanaman Jagung. 5(April): 541–549.

Downloads

Published

2025-07-29

How to Cite

Azi, M. D. N., & Kasi, Y. F. (2025). Program Pelatihan Pembuatan Irigasi Tetes di Desa Podenura Kecamatan Nangaroro Kabupaten Nagekeo. Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 84–92. https://doi.org/10.61142/samakta.v2i2.243