Pemberdayaan Petani Desa Bandar Agung Melalui Pelatihan Pembuatan dan Pemasaran Online Produk Olahan Cabai
DOI:
https://doi.org/10.61142/psnpm.v3.275Keywords:
Olahan Cabai, Pelatihan, Pemasaran DigitalAbstract
Desa Bandar Agung Kabupaten Lampung Timur, merupakan salah satu sentra pertanian cabai yang memiliki potensi besar dalam pengembangan produk olahan berbasis komoditas lokal. Ketergantungan terhadap penjualan cabai segar membuat petani rentan terhadap fluktuasi harga pasar sehingga berdampak pada pendapatan dan kesejahteraan mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian melalui pelatihan pembuatan produk olahan cabai, seperti sambal botol, cabai kering, dan bubuk cabai, serta strategi pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan praktik, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan dilakukan secara partisipatif dan berfokus pada aspek teknis produksi, pengemasan, branding, serta pemanfaatan platform digital seperti media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah cabai serta memasarkan produk secara daring. Selain itu, terbentuknya kelompok usaha bersama menjadi indikator positif dalam keberlanjutan program. Kegiatan ini dapat menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi petani melalui diversifikasi produk dan digitalisasi pemasaran.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





