Potensi Serasah dan Ampas Kopi sebagai Biobriket untuk Mengurangi Penggunaan Bahan Bakar Fosil di Desa Tompo Bulu
DOI:
https://doi.org/10.61142/psnpm.v1.82Abstract
Permasalahan yang dihadapi di Desa Tompo Bulu adalah akumulasi serasah daun bambu dan pinus serta ampas kopi yang tidak dimanfaatkan secara efisien oleh masyarakat, terutama karena topografi desa yang berbatasan dengan hutan dan lahan pertanian yang juga dikelilingi oleh pohon bambu dan pinus.Tujuan dari pengabdian ini adalah mengubah serasah dan ampas kopi tersebut menjadi biobriket sebagai bahan bakar organik. Hal ini bertujuan untuk untuk mengurangi akumulasi limbah organik dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam yang ada serta mengurangi ketergantungan masyarakat pada bahan bakar fosil yang berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini mencakup pengumpulan serasah daun bambu dan pinus serta ampas kopi dari lingkungan desa, diikuti oleh pengolahan bahan baku ini menjadi biobriket. Hasil yang diharapkan dari pengabdian ini adalah pelatihan produksi 90%, pengemasan dan pelabelan produk 95%, dan pendampingan dan diseminasi 90%. Dampak positif lainnya termasuk pemeliharaan ekologi hutan dan kemandirian energi desa Tompo Bulu.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





