Sanggar Pukfes : Pusat Pelatihan Pembuatan dan Produksi Pupuk Organik Berbasis Feses Ternak di Desa Sumberejo
DOI:
https://doi.org/10.61142/psnpm.v3.279Keywords:
Pupuk organik, Kelompok ternak, Kambing, Sociopreneurship, SanggarAbstract
Kelompok peternak Rojokoyo Tentrem di Desa Sumberejo mempunyai permasalahan dengan limbah kotoran (feses) ternak kambing dan domba. Kelompok peternak belum pernah mendapat sentuhan teknologi pengolahan feses. Rumah Kreativ Mahasiswa (RKM) Universitas Islam Malang melakukan kegiatan pengabdian untuk membantu masalah kelompok ternak ini. Tujuan program adalah meningkatkan kualitas hidup anggota kelompok peternak melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan serta mindset sociopreneurship yang diwujudkan melalui pendirian Unit Bisnis Sanggar Pukfes. Metode yang digunakan meliputi Sosialisasi pusat pelatihan pembuatan pupuk organik berbasis feses ternak, edukasi dan pelatihan yang mendalam, pembentukan unit bisnis, dan pembangunan jejaring program. Variabel yang dianalisis adalah pengetahuan sociopreneurship dan ketrampilan digital marketing serta pembuatan Pukfes. Hasilnya menunjukkan peningkatan skills peternak tentang Sociopreneurship sebesar 30%. Pengetahuan Digital Marketing meningkat sebanyak 35%, sedangkan pengembuatan Pukfes mengalami peningkatan sebesar 50%. Kesimpulannya adalah terdapat peningkatan signifikan yaitu sebesar 48% dalam pengetahuan kelompok ternak mengenai sociopreneurship, keterampilan pembuatan pupuk organik, dan pemasaran digital. Peningkatan ini diperkuat oleh terbentuknya Unit Bisnis SANGGAR PUKFES, yang kini menjadi landasan permanen bagi seluruh kegiatan sociopreneurship dan bisnis kolektif kelompok tersebut.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





