Digital Animation Media to Improve Learning Motivation in Elementary Science Education

Authors

  • Nurul Maghfira Universitas Tadulako
  • Muhammad Aqil Universitas Tadulako
  • Surahman Wilade Universitas Tadulako
  • Nasrullah Nasrullah Universitas Tadulako
  • Ryan Andhika Pratama Universitas Tadulako
  • Pahriadi Pahriadi Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.61142/esj.v4i2.356

Keywords:

Educational animated video, Learning motivation, IPAS learning, Elementary education, Learning media

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of educational animated videos as a medium for science learning. In addition, this study aims to investigate the differences in students’ learning enthusiasm between students taught using animated videos and those taught using conventional teaching methods. This study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE development model involving fifth-grade students at SD Negeri 22 Palu. Data were collected through observations, interviews, validation questionnaires, and learning motivation questionnaires, then analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The media obtained a validity score of 89.82% and a practicality score of 86.46%, categorized as very valid and practical. The media also helped teachers deliver learning materials more clearly, interactively, and effectively for students. In addition, the use of animated videos can increase student participation and engagement during the learning process. Furthermore, the developed media demonstrated high practicality and effectiveness in supporting elementary students’ science learning.

References

Adiati, C. C., Firdaus, R., & Nurwahidin, M. (2023). Efektivitas video animasi terhadap hasil belajar siswa. Akademika, 12(1), 69–81. https://doi.org/10.34005/akademika.v12i01.2663

Apriansyah, M. R. (2023). Pengembangan media pembelajaran video berbasis animasi mata kuliah ilmu bahan bangunan di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta. Jurnal PenSil, 9(1), 9–18. https://doi.org/10.21009/jpensil.v9i1.12905

Ariyana, A., Ramdhani, I. S., & Sumiyani, S. (2022). Merdeka belajar melalui penggunaan media audio visual pada pembelajaran menulis teks deskripsi. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing, 3(2), 356–370. https://doi.org/10.31540/silamparibisa.v3i2.1112

Daniyati, A., Saputri, I. B., Wijaya, R., Septiyani, S. A., & Setiawan, U. (2023). Konsep dasar media pembelajaran. Journal of Student Research, 1(1), 282–294. https://doi.org/10.55606/jsr.v1i1.993

Dewayanti, A., Sri Suryanti, H. H., & Wicaksono, A. G. (2023). Analisis video animasi inovatif dalam pembelajaran IPA pada masa pandemi COVID-19 di MIM Girimargo Miri Sragen tahun pelajaran 2020/2021. Jurnal Sinektik, 4(2), 187–195. https://doi.org/10.33061/js.v4i2.6658

Dumako, M. H. (2023). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis video animasi untuk meningkatkan minat belajar siswa SDN 06 Randangan Kabupaten Pohuwato. Student Journal of Early Childhood Education (SJECE), 3(2), 382–387.

Faizal, F., Aqil, M., Aras, N. F., & Surahman, S. (2025). Meningkatkan hasil belajar siswa pada tema "Indahnya keberagaman di negeriku" melalui pendekatan kontekstual di kelas IV. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 327–339. https://doi.org/10.54069/attadrib.v8i1.923

Fitri, S. F. N. (2021). Problematika kualitas pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1617–1620.

Gagoshidze, T., & Tavkhelidze, T. (2024). The issue of podcast effectiveness in higher education: A case study of the University of Georgia. European Scientific Journal, 20(37), 169. https://doi.org/10.19044/esj.2024.v20n37p169

Herawati, S. S., Kurniawan, D., & Rahmanita, U. (2024). Pengembangan video animasi berbasis Animaker menggunakan model ADDIE pada topik karakteristik materi dan perubahannya. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, 5(2), 141–151. https://doi.org/10.56842/jp-ipa.v5i2.383

Imaliyah, A., Hermawan, Y., & Gumilar, G. (2025). Pengaruh model pembelajaran group investigation dengan metode know–want to know–learned (KWL) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Jurnal Sains Student Research, 3(4), 996–1003. https://doi.org/10.61722/jssr.v3i4.5982

Irawan, T., Dahlan, T., & Fitrianisah, F. (2023). Analisis penggunaan media video animasi terhadap motivasi belajar siswa di sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 7(1), 212–225. https://doi.org/10.36989/didaktik.v7i01.738

Irawati, Y., Fauzi, A., & Supriyanto, T. (2025). Strategi guru IPAS dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad 21. JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 2(4). https://doi.org/10.56842/jpk.v2i4

Pradana, S. (2025). Efektivitas penggunaan video animasi sebagai media pembelajaran interaktif di sekolah dasar. Jurnal Transformasi Pendidikan Dasar, 1(1), 33–39.

Qifsy, L. A., Hidayati, A., & Saputra, A. (2023). Pengembangan media video animasi pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD. Dharmas Education Journal, 4(2), 762–769. https://doi.org/10.56667/dejournal.v4i2.1124

Damayanti, R., Huda, N., & Hermina, D. (2024). Pengolahan hasil non-test angket, observasi, wawancara, dan dokumenter. Student Research Journal, 2(3), 259–273. https://doi.org/10.55606/srjyappi.v2i3.1343

Rizal, R., Surahman, S., Asriani, A., Putriwanti, P., Rahmawati, D., & Pratama, R. A. (2025). Praktik manajemen kelas dalam pembelajaran deep learning: Keterampilan guru abad ke-21 yang kreatif dan inovatif. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(6), 1525–1535. https://doi.org/10.59395/altifani.v5i6.977

Selvianita, S., Zainal, S., & Bustamim, B. (2024). Macrozoobentos diversity as a bioindicator of water quality in Poso Lake, South Pamona District, Poso Regency and its utilization as a learning media. Equator Science Journal, 2(2), 27–42. https://doi.org/10.61142/esj.v2i2.128

Sigari, S., & Gandomi, A. H. (2022). Analyzing the past, improving the future: A multiscale opinion tracking model for optimizing business performance. Humanities and Social Sciences Communications, 9(1), Article 341. https://doi.org/10.1057/s41599-022-01325-y

Syafitri, R. A., Azmi, S., & Lubis, S. P. (2022). Kejenuhan belajar: Dampak dan pencegahan. Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 163–170.

Wardani, N. W., Kusumaningsih, W., & Kusniati, S. (2024). Analisis penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran, 4(1), 134–140. https://doi.org/10.54371/jiepp.v4i1.389

Waruwu, M. (2024). Metode penelitian dan pengembangan (R&D): Konsep, jenis, tahapan, dan kelebihan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 1220–1230. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2141

Zahra, N. U. (2024). Transformasi pembelajaran IPAS di sekolah dasar melalui Kurikulum Merdeka: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 9(3), 157–160. https://doi.org/10.26737/jpdi.v9i3.6105

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Maghfira, N., Aqil, M., Wilade, S., Nasrullah, N., Pratama, R. A., & Pahriadi, P. (2026). Digital Animation Media to Improve Learning Motivation in Elementary Science Education. Equator Science Journal, 4(2), 117–132. https://doi.org/10.61142/esj.v4i2.356